Alur Kaderisasi BEM KM Unnes Fleksibel
13.23Alur kaderisasi BEM KM Unnes yang disampaikan dalam Lokakarya pada Jumat (17/4) bersifat fleksibel. Dalam Skema Alur Kaderisasi Lembaga Kemahasiswaan (LK) dijelaskan, untuk menjadi anggota baru BEM KM Unnes sudah harus melewati Pelatihan Kepemimpinan Management Mahasiswa Tingkat Dasar (PKMM-TD) dan Pelatihan Kepemimpinan Management Mahasiswa Tingkat Menengah (PKMM-TM). Tetapi, beberapa anggota BEM KM Unnes belum memiliki sertifikat PKMM-TD maupun PKMM-TM.”Alur tersebut merupakan alur yang ideal. Tetapi, dalam pelaksanaannya tidak sama dilaksanakan secara saklek,” ujar Ketua BEM KM Unnes Dasam, Rabu (29/4).
Dasam mengatakan, ada kebijakan sendiri bagi Ketua BEM KM untuk merekrut anggota baru beserta kabinet-kabinetnya. Dasam menjelaskan, tidak ada persyaratan tertulis untuk menjadi fungsionaris BEM KM karena syarat tertulis sifatnya membatasi.”Hanya saja tetap ada tes wawancara. Sedangkan ketentuan diterima atau tidaknya menjadi anggota BEM KM ditentukan oleh Dasam sendiri.
Menurutnya, loyalitas, komitmen dan skill para calon anggota sangat diperhitungkan. Penilaian dilakukan secara subyektif oleh Ketua BEM KM sebagai badan eksekutif. ”Dari manapun dan siapapun bisa menjadi partner kerja saya. Asal dia mau bekerja bersama-sama dengan saya untuk membangun kelembagaan,” pungkas Dasam. Nisrina
Dana PPL Naik
13.21Biaya PPL Unnes tahun 2009 naik dari 250 ribu menjadi 300 ribu. Senin (4/5) PR II Wahyono menjelaskan, kenaikan dana PPL karena Unnes menyesuaikan dana dengan universitas lain yang mengadakan PPL.“Banyak pihak yang mengeluhkan, karena honor yang diberikan pihak Unnes kepada pihak sekolah terlalu rendah dibanding dengan universitas lain, untuk itu pihak Unnes akan menyesuaikan honor agar honor yang diberikan pantas.”
Menurut wahyono dinyatakan bahwa jumlah biaya PPL 50 persen ditanggung Unnes dan 50 persen lainnya dibebankan kepada mahasiswa. Sehingga mahasiswa harus membayar 300 ribu dari 600 ribu dari dana untuk PPL keseluruhannya.
Selain itu, tahun ini penempatan daerah PPL juga di Kabupaten Kendal, Demak, Jepara dan Grobogan, sehingga biaya transportasi menjadi lebih banyak.
Tempat akan dicarikan oleh pihak universitas,.
Pendiyanto, mahasiswa pendidikan Sosiologi Antropologi semester 6 mengatakan ”Saya tidak setuju jika dana PPL naik, karena untuk pembuatan perangkat pembelajaran dan transportasi saja sudah banyak, masak ditambah lagi ” Nisrina
Hasil Audiensi PKL Dianggap Belum Final
13.17Beberapa fakultas menggunakan kartu kendali untuk mengantisipasi penerima beasiswa yang bolos pada upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5), di lapangan Gedung H. Fakultas tersebut antara lain FMIPA, FE, dan FIS.
FMIPA memberlakukan kartu kendali berupa angket. Kasubbag kemahasiswaan FMIPA Suparyadi menyatakan, hal tersebut bertujuan mempermudah pendataan mahasiswa yang hadir dan yang absen upacara. ”Kalau dengan sistem seperti ini, mahasiswa tidak dapat saling membantu temannya yang tidak hadir waktu upacara,” ungkapnya. Dia menambahkan, mahasiswa yang tidak mengikuti uapacara seharusnya menyampaikan surat keterangan ketidakhadiran ke fakultas.
Kartu kendali yang digunakan FE berupa rapor kehadiran berwarna biru. Rapor tersebut digunakan sebagai laporan dalam setiap kegiatan yang mewajibkan kehadiran penerima beasiswa. Di FIS, penerima beasiswa yang hadir dalam upacara mendapat kartu kendali berwarna orange. Wahyu,Tari